HMPS AS Sukses Adakan Seminar Meminimalisir Angka Dispensasi Nikah Menekan Bahaya Pernikahan Dini

HMPS AS Sukses Adakan Seminar Meminimalisir Angka Dispensasi Nikah Menekan Bahaya Pernikahan Dini

KABAR TERMA
Minggu, 30 Juni 2024

 

Foto by crew ISNA Emira


Pati (30/6) Himpunan Mahasiswa Program Studi Akhwal Al – Syakhsiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Pati, sukses menyelenggarakan acara seminar dengan tema Meminimalisir Angka Dispensasi Nikah Menekan Bahaya Pernikahan Dini. Bertempat di aula gedung D STAIP Pati, acara berlangsung mulai pukul 7.30 sampai 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh Mohammad Hidayat Mukrom,S.Th.I, M.M selaku penyeluruh KUA kecamatan winong dan Indar Wahyuni, M.S.I sebagai dosen STAI Pati.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Akhwal Al – Syakhsiyah STAI Pati, Andre (22) mengungkap kan bahwa seminar kali ini ikuti oleh 103 mahasiswa baik dari mahasiswa STAI Pati dan mahasiswa dari kampus-kampus lainnya. “Peserta seminar ini dihadiri oleh 103 peserta dan terdapat peserta dari luar Sekolah tinggi Agama Islam Pati, karena acara ini di buka untuk umum seperti Institut Agama Islam Negeri Kudus (IAIN Kudus), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Muria kudus (UMK), Universitas Islam Negeri Surakarta, dan Forum Osis Kabupaten Pati (FOSKAP)”, ujar Andre.

Walaupun terkendala waktu sebab narasumbernya telat datang, namun hal ini teratasi dengan penampilan lagu mars FOSKAP yang ditampilkan oleh salah satu anggota FOSKAP. Pada seminar tersebut salah satu narasumber, Moh. Hidayat Mukrom, s.Th.I, M.M dalam pidatonya menjelaskan upaya-upaya pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi dan pemahaman terkait perlindungan anak.

Dengan diselenggarakan acara tersebut, Ketua Himpunan Mahasiswa program studi Akhwal Al -syakhsikah STAI Pati, Andre (22) mengharapkan mahasiswa dapat mengetahui pengetahuan tentang bahayanya nikah dini. “Harapan kedepannya acara tadi pagi adalah menguranginya angka dispensasi nikah di Indonesia yang saat ini masih tinggi, serta kami berharap selepas dari seminar tadi pagi dalam mendalam pengetahuan kita tentang bahayanya nikah dini”, tambah Andre.


Reporter : ISNA Emira 

Editor      : kukuh