Photo by: Afi (Kru Magang)
Pati, (15/12)-MTS TARIS (Tarbiyatul Islamiyah) Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar Ujian Tahfidz juz 1-30 untuk siswa yang mengikuti program Tahfiz. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 39 siswa dari kelas 7 sampai 8.
Ujian Tahfiz ini dilaksanakan untuk menguji kualitas hafalan Alquran para siswa, khusunya juz 30 dan juz 1 sebagai nilai rapor semester satu. Selain itu sebagai sarana memetakan potensi siswa, sekaligus mengembangkan dan mengoreksi Program Tahfiz yang ada di sekolah.
Qoidatun Nashikhah (30), selaku guru Tahfiz
mengatakan, dalam Ujian ini akan terlihat seberapa jauh kemampuan siswa dalam
menghafal Alquran. Ia juga berharap potensi siswa dalam menghafal Alquran lebih
ditingkatkan dan bisa lebih berkonsentrasi saat hafalan/simakan. “Semua guru Tahfiz mengharapkan siswa Tahfiz menjadi
investasi dan kebanggan Madrasah yang nantinya akan ditarik oleh Bapak Ibu wali
murid di periode akhir sekolah,” ucapnya.
Atika Nurul Khaffi (26) selaku koordinator program Tahfiz juga mengatakan, program ini diadakan untuk mengarahkan siswa yang bacaan Alqurannya sudah bagus, untuk menghafal Alquran sebagai bekal kehidupan kelak di masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat mencetak siswa-siswi penghafal Alquran agar mampu mengamalkannya, dan juga diharapkan dapat mengharumkan nama Madrasah.
“Alhamdulillah, Program ini dapat berjalan dengan cukup maksimal. Menjadi penghafal Alquran itu banyak sekali manfaatnya. Baik bagi jiwa seseorang, fisiknya maupun bagi orang lain. Nyatanya penghafal Alquran dimana-mana dipermudah urusannya, misal untuk melanjutkan studi di jenjang perkuliahan ada program beasiswa Tahfiz dan siswa penghafal Alquran bisa menggunakan beasiswa tersebut,” tutur Atika.
Ujian dilaksanakan di akhir ujian semester. Meskipun begitu, siswa yang mengikuti ujian Tahfiz terlihat antusias dan khusyuk mengulang hafalan sambil menunggu giliran untuk ujian. Siswa-siswi ini sangatlah beruntung, di saat anak-anak zaman sekarang hanya mengenal gadget atau Handphone, malahan siswa-siswi ini bisa dekat dengan Alquran dan menghafalkannya setiap hari dengan bantuan program dari sekolah.
Reporter: Afi Nazilatin
Editor: Ael dan Pransiska

