Farian Snack, Bisnis Kecil Menjanjikan

Farian Snack, Bisnis Kecil Menjanjikan

KABAR TERMA
Selasa, 29 November 2022

 


Photo by: Cholid, Dul, dan Fifi


GEMBONG–Banyak warga di sekitar Desa Wonosekar yang memproduksi keripik pisang maupun ketela, salah satunya Jumilatun (43) dia sudah sekitar lima tahunan menggeluti usaha tersebut. Menurutnya, membuat keripik sangat membantu penghasilan per hari, keripik pisang yang dibuatnya biasanya dipesan tetangganya maupun tetangga desa.


Bahan–bahan yang dibutuhkan untuk membuat keripik tidaklah sulit, antara lain: pisang byar, tales, dan ketela sebagai bahan utama sedangkan gula, balado atau rempah sebagai perasa. Cara memotongnya cukup mudah tidak memerlukan waktu yang lama hanya dengan menggunakan  pisau  duduk. Setelah bahan keripik dipotong-potong kemudian dicuci lalu digoreng dengan tingkat kepanasan yang stabil. Jumilatun masih menggunakan kompor kompor tradisional (pawon) dan kayu sebagai bahan bakar. Adapun trik tersendiri dalam menabur perasa yaitu pisang digoreng setengah matang kemudian perasanya ditaburkan, selanjutnya tunggu beberapa menit hingga tingkat warna kematangan pas, sampai rasanya gurih dan renyah.



Dalam sekali penggorengan, Jumilatun mampu mencapai 2-5 kg per hari, dalam memasarkan produknya Jumilatun hanya menerima pesanan dari orang-orang yang memiliki hajat (Yasinan, Tahlilan, maupun acara keluarga lainnya). “Untuk kemasan besar berisi  satu kilogram yang dibanderol dengan harga Rp40.000,00 sedangkan untuk kemasan 0,5 kg dibanderol dengan harga Rp20.000,00, untuk kemasan-kemasan lainnya  Jumilatun mengikuti pesanan konsumen,” ujarnya. (Cholid, Dul, dan Fifi)


Reporter: Cholid, Dul, dan Fifi

Editor: Tarom dan Zulfian