Kerupuk Pangsit, Teman Kecil Pelengkap Santap Makan

Kerupuk Pangsit, Teman Kecil Pelengkap Santap Makan

KABAR TERMA
Selasa, 16 Agustus 2022


Photo by: Ali (Kru Magang)


PATI - Kabupaten Pati mempunyai banyak cemilan yang khas dan unik, baik dari segi nama maupun tampilan, salah satunya yakni kerupuk pangsit. Ojan (22), merupakan salah satu pembuat kerupuk pangsit di Desa Sukolilo RT 7 RW 10, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Menurut penuturan Wahyu Prayoga (Ojan), kerupuk pangsit merupakan salah satu jajanan ringan yang digemari para pecinta bakso, siomai, mi ayam, dan juga bisa dijadikan jajanan dalam acara-acara hajatan tertentu.



Ojan mengawali usaha ini semenjak awal pandemi Covid-19 tepatnya awal tahun 2020, karena sulit mencari pekerjaan. Modal awal untuk usaha ini membutuhkan biaya kurang lebih Rp1.000.000,00. Bahan yang ia gunakan untuk membuat kerupuk pangsit yakni tepung terigu dan rempah-rempah yang bisa ditemukan di pasar. “Untuk memenuhi permintaan pelanggan, saya melakukan produksi setiap 2 hari sekali. Dalam sekali pembuatan biasanya menghabiskan 1 karung tepung terigu," ujarnya (16/8/2022).





Untuk proses pembuatan kerupuk pangsit, pertama tepung terigu dicampur dengan rempah-rempah dan air secukupnya. Lalu diaduk hingga menjadi adonan yang kalis untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Adonan yang sudah kalis lalu dipipihkan, terus dicetak sesuai ukuran, dan sudah siap untuk digoreng. Dalam penggorengan, api diatur dengan tingkat kepanasan yang stabil. Selanjutnya, tunggu beberapa menit untuk mendapatkan kualitas warna kerupuk pangsit yang enak dan renyah. 



Dalam sekali produksi, Ojan membutuhkan sekitar 25 kilogram tepung terigu untuk menjadi 350 bungkus kerupuk pangsit. Dalam memasarkan produknya, Ojan menjualnya ke pasar dan warung kecil rumahan. Terkadang dibeli oleh orang-orang yang memiliki hajat seperti yasinan. Harga yang ditawarkan cukup murah, “Untuk kemasan besar berisi 450 gram dibanderol dengan harga Rp5.000,00 per bungkus, sedangkan untuk kemasan kecil berisi 150 gram dibanderol dengan harga Rp2.000,00 per bungkus,” pungkasnya.


Reporter: Ali Fahrudin 

Editor: Farid