Photo by: Ali (Kru Magang)
Jepara- Kabupaten Jepara mempunyai banyak makanan yang khas dan unik, baik dari segi nama maupun tampilan, salah satunya yakni horog horog. Supri (65), merupakan salah satu pembuat Horog-horog di Desa Nganti, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Horog-horog merupakan makanan ringan pengganti nasi.
Supri meneruskan usaha peninggalan orang tuanya ini semenjak 2018. Modal awal yang ia gunakan untuk meneruskan usaha itu membutuhkan biaya kurang lebih Rp. 6.000.000 per kuintalnya. Ia menuturkan untuk bahan membuat horog horog, yakni tepung sagu aren. Bahan tersebut ia pesan dari luar kota, tepatnya daerah Jawa Barat. “Untuk mencukupi permintaan bakul-bakul, saya melakukan produksi setiap 2 hari sekali, dikarenakan untuk menyesuaikan stok tepungnya," ujarnya, (23/02/2022).
Untuk proses pembuatannya, pertama tepung sagu aren dilimbang untuk mendapatkan sari patinya. Kemudian sari pati tersebut disangrai, setelah itu kukus sampai kalis. "Setelah kalis, sudah siap disajikan, tapi tunggu beberapa menit untuk mendapatkan kualitas horog-horog yang enak," tambahnya.
Dalam sekali produksi, Supri bisa membuat sekitar 75 kilogram horog-horog siap saji. "Untuk pemasarannya, di pasar itu satu lingkaran kurang lebih 1 kilogram, biasanya dibandrol Rp 25.000,” pungkasnya.
Reporter: Ali
Editor: Ael dan Tika
