Photo by: Siska (Kru Magang)
GROBOGAN - Cuaca yang cukup ekstrem mengakibatkan menurunnya tingkat daya tahan tanaman, khususnya padi. Seperti halnya yang terjadi pada persemaian benih padi di Desa Wandankemiri, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, yang terserang hama sundep. Hal tersebut mengakibatkan benih padi menjadi menguning dan mati, (7/3/2022).
Munadi (64) salah satu petani Wandankemiri, mengakui jika musim tanam padi tahap ke dua memang gampang-gampang susah. Curah hujan yang sangat tinggi pada Maret, sangat berdampak pada pertumbuhan tanaman.
"Apalagi dengan persemaian benih padi yang terserang hama sundep, mengakibatkan kekuningan dan mati. Yang tadinya sebaran benih padi sebanyak 80 kilogram, biasanya cukup untuk ditanamkan di lahan seluas 3 hektare. Tapi karena terserang sundep, hanya cukup untuk 1,5 hektare saja," tuturnya, sewaktu didatangi oleh tim PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Klambu.
Risal Khoirula (26) salah satu anggota PPL membenarkan, dampak cuaca buruk menyebabkan tanaman menjadi rawan terserang penyakit. “Hama sundep tergolong kedalam jenis hama penggerek batang, berupa ulat super kecil berwarna putih yang masuk ke dalam batang padi dan memotong titik tumbuh utama," imbuhnya.
Reporter: Siska
