Madrasah Nurul Islam Sukses Adakan Imtihan Tahfidz

Madrasah Nurul Islam Sukses Adakan Imtihan Tahfidz

KABAR TERMA
Minggu, 06 Maret 2022


Photo by: Pransiska (Kru Magang)


PATI - Madrasah Nurul Islam sukses mengadakan acara Imtihan Tahfidz pada Minggu, 20 Februari yang bertempat di Desa Kendalingan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Acara tersebut diadakan untuk menjajal kemampuan para siswa-siswinya, guna mempersiapkan acara wisuda pada 2 Maret mendatang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 peserta dengan hafalan yang beragam, mulai dari 5 surat (Al-Qur'an), 6 surat, 2 juz, sampai 3 juz, (20/02/2022).


"Tahun ini jumlah pesertanya meningkat sangat jauh, mulai dari jumlah peserta yang ikut maupun jumlah hafalan setiap siswa-siswi, berbeda dengan tahun kemarin yang hanya diikuti 20 peserta, alhamdulilah semua acara berjalan dengan lancar tanpa ada kendala,” ucap Aisyah, ibu dua anak yang merupakan salah satu ustazah disana.


Acara tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama mulai pukul 8.00-12.30 WIB, lalu dilanjut sesi kedua mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Setiap peserta mempunyai waktu sekitar 10 menit saat maju ke depan untuk menjawab pertanyaan dari penguji. Orang tua peserta juga turut hadir menyaksikan secara langsung perkembangan anak mereka masing-masing. 


Kebanyakan anak masih didampingi oleh orang tuanya ketika maju kedepan, karena masih berusia 5 hingga 12 tahun. ”Saya senang sekali melihat anak saya sekarang sudah hafal beberapa surat Al-Qur'an, dan juga berani untuk maju ke depan. Ditambah lagi penyelenggaraan acara tahun ini lebih baik daripada tahun kemarin," ujar Siti Koidah, salah satu wali murid. 


Madrasah Nurul Islam memiliki dua kelas, kelas pertama yakni reguler, yang mana jam masuknya pukul 14.00 WIB, sedangkan kelas kedua yakni tahfidz, yang masuk pukul 15.00 WIB. Seluruh kelas tersebut diisi oleh murid yang memiliki jenjang pendidikan dari kelas 1 sampai kelas 6. 


Untuk jumlah gurunya yakni 13 orang, dan jumlah keseluruhan siswa sekitar 100 anak. “Hampir semua murid berasal dari desa sini, tapi ada satu dari Desa Paras yang sekolah disini. Madrasah ini sudah berdiri sekitar 30 tahun lalu, dan masih beroperasi hingga sekarang,” ungkap Sudarse (44), salah satu ustadzah disana. Alula (5), salah satu murid disana juga mengatakan bahwa ia senang sudah bisa menghafal enam surat Al-Qur'an.


Reporter: Pransiska

Editor: Zunan