Source: @humasstaip
PATI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa tengah menggelar talkshow, Ngobrol Pintar Gagas Politik (Ngopi Gaspol), pada Jum’at (25/2/2022) pukul 19.00 WIB, bertempat di gedung A lantai 2 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Jawa Tengah, Rahmat Winarto, Ketua Badan Kesbangpol Kabupaten Pati, Sugiyono, Wakil Ketua I STAI Pati, Abdul Aziz, Dosen STAI Pati, Fatimatuz Zahra, dan 11 mahasiswa STAI Pati. Ngopi gaspol tersebut juga diselenggarakan secara daring melalui zoom meeting.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Jateng, Rahmat Winarto (39) mengungkapkan bahwa acara tersebut diadakan untuk membangun partisipasi politik, menyukseskan pemilu, juga membangun demokrasi agar lebih baik. “Acara ngopi gaspol ini sebenarnya sudah tahun kemarin berjalan di Semarang. Cuma sekarang ini, kami ingin mengajak anak-anak muda kampus untuk bisa bareng-bareng membahas bagaimana membangun politik dan demokrasi di Indonesia,’’ ungkapnya.
Acara tersebut diisi dengan diskusi dan ngobrol santai mengenai cara menghadapi politik identitas, politik uang dan peran anak muda dalam politik. “Melalui format diskusi, semi talkshow dan kadang podcast, pada prinsipnya kita ingin ngobrol santai mengenai demokrasi. Harapannya ada daya ubah, artinya ada dampak bagi teman-teman muda dan seluruh Stakeholder, sehingga mempunyai pemikiran yang sama bahwa politik dan demokrasi ini adalah pekerjaan kita bersama. Dengan gaya-gaya obrolan seperti ini, kita juga ingin mengajak anak-anak muda untuk terdorong meningkatkan pertisipasinya. Mendorong masyarakat untuk terlibat dalam kebijakan-kebijakan strategis, berdampak bagi publik yang merupakan bagian dari proses berpolitik,” jelasnya.
Acara Ngopi gaspol tahun ini, tidak hanya dikonsentrasikan di kampus-kampus kota besar. Tapi juga berpusat di kampus kota lain di Jawa Tengah.
“Ngopi Gaspol kita selenggarkan di kampus, karena harapan kedepannya, akan kita tindak lanjuti. Kita akan membangun sinergi dengan kampus dan teman-teman mahasiswa. Minimal target awal suskses di pemilu tahun 2024. Indikator suksesnya dapat dilihat dari proses yang bagus, partisipasi dalam menyukseskan, menjadi panitia, menjadi pengawas dan juga melakukakan politik tracking kepada masyarakat sehingga terbuka wawasan dan referensinya mengenai calon-calon dalam pemilu,” tandasnya.
Rahmat berharap dengan adanya acara ini, kedepannya menjadi langkah pertama dalam mengadakan banyak kegiatan bersama, yang dilakukan Bakesbangpol dengan kampus, untuk melakukan proses pendidikan politik bagi generasi muda dan masyarakat.
Fatimatuz Zahra selaku Dosen STAI Pati sangat mengapresiasi acara ini. “Acara ini positif, mengedukasi kampus mengenai pembelajaran politik. Acara ini sangat bermanfaat bagi STAIP agar bisa menjadi pengawal demokrasi,” ungkapnya. Ia berharap agar kegiatan ini berlanjut dan memberikan dampak positif terhadap para mahasiswa.
Reporter: Roziqin
Editor: Farid
