Pati – Covid-19 banyak
menimbulkan dampak negatif di berbagai sektor. Namun bisa juga membawa manfaat pada
beberapa pengusaha. Muhammad Rifki Mustofa (19), merupakan pemilik
usaha Mus Farm, yakni usaha susu sapi perah yang bertempat di Desa Sukoharjo,
Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Ia memulai usahanya sejak 2018 hingga
sekarang. Alih-alih mengalami penurunan, justru penghasilannya meningkat hingga
2-5% per bulannya.
Naiknya pendapatan Rifki,
disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang melakukan vaksin, sehingga menuntut
masyarakat untuk hidup lebih sehat, salah satunya dengan minum susu. “Karena
banyak orang yang ikut vaksin, jadinya mereka sering pesan susu guna mengurangi
efek samping dari vaksin,” ujar pengusaha muda itu (15/01/2022).
Rifki memiliki 12 sapi, 9 berada di rumahnya, sementara 3 lainnya berada di cabang Mus Farm, yang masih berada di satu desa dengan rumahnya. Ia juga melayani pesanan dari beberapa kafe, yakni Mou Milk, Susu Sedunia, dan Sunan Milk. Dalam menjalankan usahanya, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati itu dibantu oleh lima orang karyawan. Mulai dari memberi pakan, membersihkan kandang, mengantar pesanan ke kafe, dan juga menjual keliling susu yang sudah diolah. Biasanya dalam satu hari dilakukan pemerasan susu sebanyak dua kali.
Pemerasan
pertama dilakukan di pagi hari pukul setengah enam, yang bisa menghasilkan
sekitar 20 liter per ekor, dan yang kedua dilakukan di sore hari sekitar pukul
setengah tiga, dan bisa menghasilkan 15 liter per ekornya. “Saya juga menjual
susu dalam kemasan, dari harga seribu rupiah sampai lima ribu rupiah per kemasan.
Ada juga kemasan yang satu liter, seharga Rp.15000,” tutur Rifki.
“Biasanya satu karyawan bisa menghasilkan uang hingga Rp.525.000 per harinya
dari hasil penjualan,” lanjutnya.
Selain menjual susu siap minum, Mus Farm juga menjual
produk olahan susu, seperti yoghurt dan juga tahu susu. Rifki biasa menjual
produknya di sekitar Margorejo. “Saya berharap ke depannya, bisa menambah
cabang lagi, guna membantu orang-orang agar tidak gampang sakit,” tandasnya.
Reporter: Pransiska
Editor: Zunan


