Kena PHK, Rofiqoh Buka Usaha Sendiri di Tengah Pandemi

Kena PHK, Rofiqoh Buka Usaha Sendiri di Tengah Pandemi

KABAR TERMA
Rabu, 12 Januari 2022


 


Pati, - Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi dunia. Berbagai aspek terpengaruhi dengan adanya virus tersebut salah satunya  membuat perekonomian hancur. Seperti yang dialami Rofiqoh (44), perombak pakaian (permak) di Desa Karangawen, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Sebelumnya, ia  merupakan pekerja di salah satu konveksi pakaian di Desa Brati. Akibat pandemi, Fiqoh tidak lagi bekerja di konveksi tersebut. (4/1/2022)

“Namun sejak datangnya pandemi Covid-19, menyebabkan para pekerja harus berhenti bekerja, dikarenakan permintaan pasar yang mulai surut,” ujar wanita yang akrab disapa Fiqoh tersebut.

Berbekal pengalamannya bekerja di konveksi, ia membuka jasa jahit (permak) di rumah.  Menjahit pakaian seperti kaos dan lain sebagainya guna membantu keuangan rumah tangga. “Awalnya ada tetangga yang minta di jahit pakainnya, terus saya kerjakan. Saya tidak mematok biaya terhadap apa yang sudah saya kerjakan, kalo diberi ya saya terima kalo tidak ya tidak apa-apa, hitung-hitung menolong,” ungkapnya.

Dari mulut ke mulut, akhirnya orang-orang mulai berdatangan ke rumah Fiqoh untuk  memperbaiki pakaiannya. Sejak itu, ia mulai dikenal masyarakat sebagai tukang permak. Para pelanggan mulai berdatangan silih berganti guna memperbaiki pakaiannya hingga sekarang.

“Saya memegang prinsip walaupun sedikit yang penting disyukuri, karena itu akan membawa keberkahan, prinsip itu juga saya ajarkan ke anak saya. Setiap ada waktu senggang, saya belajar sedikit demi sedikit tentang cara membuat baju,” tambahnya.

Reporter: Marzuqi

Editor: Zunnan