SANGGAR PASINAON: MEMAYU HAYUNING GENERASI

SANGGAR PASINAON: MEMAYU HAYUNING GENERASI

KABAR TERMA
Minggu, 26 Desember 2021

 




 Pati  - Pemuda Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil melestarikan kesenian melalui Sanggar Pasinaon yang terletak di depan pendopo, sebelah gedung perpustakaan PAC Trangkil. Sanggar Pasinaon sendiri didirikan pada bulan Desember 2020.

            

 Latar belakang terbentuknya Sanggar Pasinaon ini adalah sebagai upaya nguri-nguri budaya di desa tersebut. Minimnya perawatan tradisi dan kesenian di wilayah Kertomulyo sebelum didirikannya sanggar itu, menjadikan motivasi terbesar pemuda untuk merawat tradisi mengayuh hayuning generasi yang dalam Bahasa Indonesia berarti mengusahakan kesejahteraan dalam tradisi generasi penerus pada saat ini.


Salah satu pemuda karang taruna Desa Kertomulyo, Didik menuturkan, “Kegiatan pelatihan yang ada di Sanggar Pasinaon sudah banyak, di antaranya adalah teater, musik, tari, kesenian tradisional, kelas pranatacara, seni rupa, dan desain multimedia.” (18/12)


Kegiatan itu dirawat oleh seluruh pemuda Kertomulyo. Latihan dilakukan secara nomaden (berpindah-pindah). Biasanya latihan dilaksanakan di lapangan, pendopo, depan balai desa, depan madrasah, atau di Joyo Kusumo. Salah satu pentas pertama digelar pada 2 Januari 2021.


Banyak harapan dan mimpi para pemuda Desa Kertomulyo. Mimpi terbesar mereka adalah membuat sekolah dan universitas dengan jurusan seni di Kabupaten Pati. Dengan mimpi tersebut, ada harapan agar para pemuda tetap istiqomah dalam merawat Sanggar Pasinaon.

Reporter : Anwar/Zulfiah/Lilik

Redaktur: Dani/Nika