DAYA TARIK DAM TERPUS WADUK DI TENGAH BUKIT

DAYA TARIK DAM TERPUS WADUK DI TENGAH BUKIT

KABAR TERMA
Jumat, 27 Agustus 2021

 


Dalam mewujudkan cita-cita sebagai  jurnalis pada siang hari pukul 13.21, kru Terma menuju tempat wisata Dam Terpus yang berlokasi di Desa Beketel, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Desa Beketel memiliki tujuh dukuh yang terdiri dari dukuh Beketel, Binangun, Jaten, Nggeneng, Sendang dan Jeruk Wangi. Dam Terpus ini tepatnya terletak di dukuh Beketel.


Bagaikan permata yang tersembunyi, tempat wisata ini diapit oleh gunung dan terhalang pagar hutan jati yang sangat khas akan alam pegunungan, menjadikannya kurang diketahui masyarakat umum bahkan oleh warga Kayen sendiri.


Wilayah ini terletak sebelah selatan Kecamatan Kayen, kurang lebih memerlukan waktu 23 menit untuk sampai di lokasi dari SMP N  1 Kayen. Kondisi jalan yang naik turun dan terdapat beberapa titik jalan yang rusak menambah sensasi tersendiri dalam menikmati kekayaan alam nusantara. Hawa pegunungan yang dingin nan sejuk menyelimuti, melindungi tubuh dari terik matahari yang sudah mencapai puncaknya. Dalam perjalanan, kami melewati keindahan alam berupa air terjun Lorotan Semar yang berada di bawah bukit sehingga tidak terlihat jelas dari jalan. Tempatnya sepi dan seolah tidak difungsikan lagi karena adanya PPKM yang menghalangi para wisatawan untuk berkunjung. Selain itu, terdapat juga makam sesepuh desa yaitu Mbah Shomad Shobat yang berada di bawah bukit dan patung arca Budha yang menyapa di pinggir jalan.


Meskipun wisata Dam Terpus berada di tempat yang tersembunyi serta tidak dikenal banyak orang, namun tempat wisata yang dibangun pada 1984 atas inisiatif Karang Taruna ini memiliki keindahan alam yang asri. Belum banyak pembangunan di sana yang menjadikan kekayaan alam dari Dam Terpus masih terjaga, meliputi flora dan faunanya. Di sana terdapat pohon asam Belanda yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Pohon itu menjadi tempat berteduh para pengunjung dari teriknya sinar matahari. Ada juga berbagai macam jenis ikan yang dikembang biakkan di dalam dam, meliputi ikan nila, mujair, gabus dan masih banyak lagi. Adanya ikan-ikan ini menjadikan dam sering didatangi oleh para pemancing dari berbagai daerah, terutama pemancing dari Wirosari, Kabupaten Purwodadi. “Walau di sini airnya tidak mengalir, tidak apa-apa, tidak menjadi masalah. Ikan di sini kan pemancingnya masih jarang jadi peluangnya cukup besar dibandingkan di rawa-rawa dan di tempat lain yang ikannya banyak diburu oleh warga untuk memenuhi kebutuhan,” ujar Muid dari Jekulo, Kudus.


Dam Terpus memiliki sumber daya air yang melimpah, bahkan airnya tidak pernah surut meskipun pada musim kemarau. Airnya yang melimpah serta panorama alam yang indah menjadikannya memiliki daya tarik tersendiri. Disediakan pula tempat duduk untuk bersantai, meskipun hanya sekadar minum kopi. Spot-spot foto buatan dari bambu yang hampir rapuh, sering dijadikan tempat untuk foto prewedding para pasangan muda. Untuk menikmati keindahan Dam Terpus, para pengunjung cukup membayar biaya parkir sebesar tiga ribu rupiah. Di sana pengunjung disuguhkan wahana sepeda air berbentuk bebek, serta pengunjung dapat memancing sepuasnya hanya dengan membayar lima ribu rupiah.


Namun sayangnya, keberadaan wisata Dam Terpus ini jarang diketahui oleh dunia luar karena tempatnya yang terpencil. Untuk menarik wisatawan, pihak Karang Taruna mengadakan berbagai kegiatan di dam ini, contohnya para warga diminta untuk membuat masakan tradisional. “Waktu awal berdiri, dam ini ramai pengunjungnya dan para anggota Karang Taruna juga sering membuat acara guna memeriahkan Dam Terpus ini, tapi semenjak adanya PPKM tempat ini tidak lagi ramai, paling ramainya pas hari Sabtu dan Ahad,” kata  Dewi salah seorang warga Desa Beketel.


Guna memikat kembali minat wisatawan, anggota Karang Taruna berencana melakukan renovasi pada beberapa titik lokasi dam. “Kemarin itu, para bapak sudah mengukur beberapa tempat, entah mau di buat apalagi saya kurang tahu. Tapi saya dengar-dengar tempat ini akan diperbaiki lagi untuk menarik kembali minat wisatawan,” terang  Dewi lagi.


Di balik keindahan alam yang mempesona, dam ini juga memiliki misteri yang belum terungkap. Menurut sebagian warga, dahulu ada sumber mata air yang menyembur dari dalam tanah sehingga membentuk aliran sungai. Oleh penduduk setempat, sungai tersebut dibendung dan dijadikan waduk atau dam guna mengairi sawah warga. Dan terkadang ada berberapa warga yang melihat penampakan makhluk halus di pinggiran  Dam Terpus.


Wartawan : Ael dan Irfan

Editor : M. Roni S