Ada Ngaji dalam Silaturahmi

Ada Ngaji dalam Silaturahmi

KABAR TERMA
Kamis, 19 Maret 2020

     


        Minggu (23/02/2019) pagi beberapa kru Terma berdatangan satu persatu ke Kampus STAI Pati. Tepatnya di warung kopi, depan kampus hijau itu. Tidak seperti biasanya, kami sengaja berkumpul untuk berkunjung ke salah satu rumah anggota Terma Lutfia Mahmudah yang terletak di Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

            Cuaca panas dan kondisi jalan yang ramai lancar seakan pertanda lancarnya salah satu agenda kali itu. Ya, Safari home. Kunjungan di tempat lutfia merupakan safari home perdana di awal 2020. Dan merupakan salah satu program kerja dari divisi kerumahtanggaan LPM Terma.
             Lebih kurang 30 menit melaju dengan sepeda motor, akhirnya kami sampai di rumah yang terletak di tepi jalan raya itu. Terpampang banner bertuliskan “Warung Semelekete” yang terpajang di depan rumahnya. Ya, Ibunya membuka warung makan yang buka dari pagi sampai malam. Di sana juga dicantumkan bahwa warungnya menyediakan menu makanan yang bermacam-macam, serta bervariasi di setiap jam makan. Dari makan pagi sampai makan malam. Tapi pada hari itu, warung tutup. “ Hari ini memang libur dulu jualannya, istirahat juga lah masak kerja terus,” terang Lutfia saat ditanyai salah satu kru.
             Sebagai tuan rumah, ia menyambut kami dengan senyuman manisnya. Meskipun sedikit kecewa sebab yang hadir lebih sedikit dibanding perkiraannya. Dia memperkirakan ada 20 kru yang akan datang. Ternyata memang kenyataan tidak selalu sepakat dengan ekspektasi. Terdapat hanya sepuluh kru yang datang kala itu. Karena kru lainnya ada kepentingan yang belum bisa ditinggalkan. Termasuk Lintal Muna, Ketua Divisi Kerumahtanggaan.
Beberapa saat setelah kami duduk, berbagai jamuan satu persatu disuguhkan. Tidak terkecuali es jus buah yang sudah dikemas dalam cup besar. Ia sepertinya paham betul bahwa teman-temannya butuh pengairan (red:minuman). Tanpa basa-basi akhirnya minuman dingin tersebut mendarat membasahi tenggorokan kami yang sudah mulai kering.

               Pembacaan tahlil menjadi salah satu rangkaian dalam acara Safari Home LPM Terma. Ulil Ketua Divisi Media yang saat itu ditunjuk untuk memimpin tahlil dengan rendahan hatinya melemparnya kepada Selamet Pimpinan Redaksi. Atas bujuk rayu Ulil akhirnya Selamet pun mengiyakan apa yang dilemparkan padanya. Pembacaan tahlil berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh kru yang ada. Meskipun suara kendaraan tetap terdengar jelas di telinga kami.

            Tidak hanya itu, disampaikan juga bahwa agenda dalam waktu dekat ini adalah pembuatan seragam Terma (red: hem). Seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya bahwa seragam Terma mempunyai design yang paten. Berwarna biru dongker, berlogo terma di bagian punggung, dan sebagainya. Sehingga tidak sembarang anggota dapat merombak design yang sudah ada.

          “Safari home selain sebagai ajang silaturahim juga bertujuan sebagai pengakraban antar anggota. Agenda ini  menandaskan bahwa LPM bukan sekadar menulis berita, namun juga bagaimana kekeluargaan bisa terjalin apik. Yang pada akhirnya dapat memperlancar kerja jurnalistik di dalam LPM Terma,” ujar salah satu kru.
Lutfia juga menyampaikan berterima kasih atas kedatangan kami di tempatnya. Serta berharap semoga safari home itu bisa berjalan dengan baik ke depannya.
              Sebelum pulang, tidak lupa kami berpamitan dengan Ibunya dan Lutfia sendiri. Kemudian dilanjutkan foto bersama antar kru. (DAL)